Belajar kemandirian dari 3 anak SD

December 13, 2009 § Leave a comment

Setia Furqon Kholid December 12 at 1:03pm Reply
Pukul 17.30 terpampang jelas di Hanphoneku.
Saat kami bereempat memutuskan untuk makan bakso di sebelah toko. Saat kami lahap menyantap satu persatu makanan itu, datanglah tiga anak usia SD menghampiri kami. Mereka bertiga masing-masing memikul sebuah gendongan seperti tukang sayur yang biasa menjajakkan makanan kepada ibu-ibu di pagi hari. Namun ada yang berbeda dengan apa yang mereka jual kali ini, mereka jual cireng bungkusan, kripik singkong, dan beberapa makanan yang lain.

Randy, sahabat saya terlebih dahulu menawari mereka makan bakso gratis, ternyata mereka belum makan dari siang tadi.

Sambil menunggu bakso yang sedang dibuat, saya pun bertanya kepada mereka nama, assal mereka dan mengapa ada disini dengan berjualan ?

TERNYATA, jawaban mereka sungguh membuat saya kagum sekaligusi terharu.
Bagaimana tidak ? Setelah saya tanya, ternyata mereka bernama Zaki, Hikmat dan Dendri. Tiga pejuang itu ternyaata berasal dari Ciparay. Aktifitas mereka setiap harinya yaitu sekolah dan berdagang, Dendri masih duduk di kelas 5 SD, sedangkan Hikmat dan Zaki sudah kelas 6 SD. Latar belakang mereka tidak jauh berbeda, ibu mereka membuat berbagai macam makanan yang kini mereka jual, dan sang ayah hanya seorang petani.

Sepulang dari sekolah, mereka langsung ganti baju dan berangkat jualan, membawa serta makanan yang akan mereka pasarkan di daerah ledeng dan setiabudi. 2,5 jam setiap harinya mereka duduk manis di sebuah angkot yang mengantarkan ketiga anak itu ke tempat tujuan, daerah Setiabudi dan ledeng.

Saya pun bertanya, “Sampai jam berapa berjualan Dek ?”
Merekapun kompak menjawab, “Sampai jam 10 malam, jam 12 baru sampai di rumah”
Saya bertenya lagi, “Pulang pakai apa?”
Zaki menimpali, “Pakai angkot lagi”

Subhanallah, belum selesai hati ini termangu melihat kegighan mereka, mata inipun mulai melihat sekujur tubuh mereka, orang-orang yang sederhana, terlihat pancaran dari sorot matanya yang polos, semangat untuk berikhtiar dan menjemput rizki yang halal.

Azhan maghrib pun berkumandang, setelah membayar 4 mangkuk bakso itu dan membeli beberapa makanan yang mereka jual, kamipun pamit. Saat sujud, haru berampur bahagia hati ini mendapatkan ilmu yang luar biasa dari ketiga pejuang tadi,

Bayangkan, saat anak-anak seusia mereka senang bermain dan bercanda dengan kawan sebayanya, mereka mau menunda kesenangan mereka untuk masa depan yang lebih baik,
Mereka bukan hanya berpikir untuk diri sendiri, bahkan berpikir bagaimana untuk bisa membantu ibu, ayah dan adik-adik mereka.

Saat kita, yang biasanya mereasa lelah dengan segala aktifitas, bandingkan dengan mereka yang hampir tidak pernah mengenal jeda untuk belajar dan mencari sesuap rezeki yang halal.

Angin malam pun lekat menjadi selimut mereka,
Mobil angkot pun menjadi rumah kedua mereka
Jalanan trotoar menjadi saksi akan kesungguhan mereka
Rabb, lindungi mereka,
kuatkan bahu-bahu mereka,
istiqomahkan amal baik mereka,
jadikan setiap langkah mereka Kau balas dengan wewangian syurga
setiap peluh keringat yang tercurah, kau balas dengan rizki yang berkah

Biarlah waktu yang kan mencatat
masih ada tiga orang anak yang tak pernah mau meminta
walau usia mereka belum pantas tuk lakukan itu semua
Tapi azzam mereka menggetarkan dunia
dan karya mereka pasti dicacatNya

Sahabat, bagaimana dengan kita ?
Pantaskah kita masih duduk manis tanpa kerja nyata ?
Masihkah kita mau meminta kepada orang tua kita ?
Tak malukah kepada Dendri, anak kelas 5 SD itu ?
Tak maukah kau menyaingi dari Hikmat yang semangat itu ?
Tanganmu masih utuh bukan ? Kakimu masih bisa melngkah bukan ? Dan kau lebih dewasa dari mereka bukan ?

Bangkit Kawan, pantang untuk memita-minta, kita terlahir untuk berkarya dengan amal nyata, bukan menjadi benalu yang tak tahu malu.

Dengan niat yang suci dan langkah yang pasti, mari ukur prestasi tuk gapai Ridho Ilahi.
AllahuAkbar !!!

Dalam semangat perjuangan,
Sahabatmu yang sedang belajar memperbaiki diri
Setia Furqon Kholid
085220412243
kholidhafidz@yahoo.co.id

Nantikan buku terbaru, insyaAllah terbit pada Januari 2010

Tagged: , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Belajar kemandirian dari 3 anak SD at Webee Punya Cerita.

meta

%d bloggers like this: